Puasa (#5209)

Puasa 
*[Masa Puasa adalah dari tanggal 2 Maret - 20 Maret]
*"Kami telah memerintahkan kepadamu agar ber- sembahyang dan berpuasa dari awal akil-balig (15 tahun); inilah perintah Allah, Rabimu dan Rabi nenek moyangmu.... Tahanlah dirimu dari makan dan minum, mulai dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari, dan berhati-hatilah jangan sampai hawa-nafsu menghalangi engkau dari rahmat yang ditetapkan daam Al-Kitab. - Bahá’u’lláh
*"...Puasa jasmani ini adalah lambang lahiriah dari puasa rohani dan merupakan simbol menahan diri yaitu menahan diri dari semua hawa nafsu". -‘Abdu’l-Bahá
*"Pada hakikatnya masa puasa adalah suatu masa untuk bermeditasi dan berdoa, masa pemulihan rohani, yang selama masa itu seorang mukmin harus berusaha untuk memperbaiki kehidupan rohaninya dan memperbarui serta memperkuat kekuatan-kekuatan rohani yang terpendam dalam rohnya. Oleh karena itu arti dan maksud puasa secara mendasar, bersifat rohani. Puasa adalah lambang dan suatu peringatan untuk menahan diri dari keakuan dan hawa nafsu jasmani." - Shoghi Effendi

Ya Tuhanku, inilah hari-hari ketika Engkau telah memerintahkan kepada hamba-hamba-Mu untuk berpuasa. Dengan ini, Engkau telah menghiasi pembukaan Kitab Perintah-perintah-Mu yang di wahyukan kepada makhluk-makhluk-Mu, dan telah menghiasi Penyimpanan hukum-hukum-Mu bagi semua orang yang ada di bumi-Mu dan di langit-Mu. Engkau telah mengkurniai tiap-tiap saat dari hari-hari ini dengan kebajikan istimewa, yang tak terpahami oleh siapa pun kecuali Engkau, yang pengetahuan-Nya meliputi semua yang diciptakan. Engkau juga telah menentukan bagi tiap-tiap orang sebagian dari kebajikan ini sesuai dengan Loh firman-Mu dan Ayat-ayat Suci keputusan- Mu yang tak dapat ditarik kembali. Selain daripada itu, Engkau telah menentukan tiap-tiap halaman dari Kitab-kitab dan Ayat-ayat suci ini bagi setiap bangsa dan keluarga di bumi.
Bagi para pencinta-Mu yang bersemangat sesuai dengan keputusan-Mu, Engkau telah menyediakan cawan pengingatan-Mu pada setiap fajar menyingsing, ya Engkau yang menguasai semua penguasa! Mereka inilah yang demikian mabuk dengan anggur kearifan- Mu sehingga mereka meninggalkan tempat pembaringannya karena rindu untuk me-rayakan pujian pada-Mu dan memuliakan kebajikan-kebajikan-Mu, dan meninggalkan tidurnya karena hasratnya untuk menghampiri kehadiran-Mu dan menikmati rahmat-Mu. Mata mereka senantiasa tertuju pada Fajar kasih sayang-Mu yang mesra, dan wajah-wajah mereka diarahkan pada Sumber ilham-Mu. Maka hujanilah kami dan mereka dari awan-awan rahmat-Mu dengan apa yang patut bagi langit kemurahan dan kurnia-Mu.
Dimuliakan nama-Mu, ya Tuhanku! Inilah saat ketika Engkau telah membuka pintu-pintu kemurahan-Mu dihadapan wajah mahkluk-makhluk-Mu dan membuka lebar gapura-gapura rahmat-Mu yang mesra bagi semua penghuni bumi-Mu. Aku me-mohon kepada-Mu, demi mereka semua yang darahnya telah ditumpahkan di atas jalan-Mu, dan yang karena kerinduannya pada- Mu telah melepas-kan dirinya dari segala ikatan dengan semua makhluk-Mu, dan yang demikian terpesona oleh keharuman-keharuman ilham-Mu sehingga setiap anggota badannya menyanyikan pujian-Mu dan bergetar mengingat pada-Mu, agar jangan menjauhkan kami dari segala yang telah Engkau takdirkan dalam Wahyu ini, suatu Wahyu yang karenanya tiap-tiap pohon mengumandangkan apa yang telah diumumkan dahulu oleh Sidratul Sina* kepada Musa, yang bercakap-cakap dengan Dikau, suatu Wahyu yang karenanya tiap-tiap kerikil yang terkecil pun memuji Dikau sebagaimana batu-batu memuliakan Dikau pada masa Muhammad, Sahabat-Mu.

Inilah mereka, ya Tuhanku, yang telah Engkau mungkinkan bergaul dengan Dikau dan berhubungan dengan Dia Yang menjadi Penjelmaan Diri-Mu. Angin-angin kemauan-Mu telah menebarkan mereka itu kemana-mana sehingga Engkau telah menghimpunkan mereka itu di bawah naungan-Mu, dan memasukkan mereka ke dalam lingkungan istana-Mu. Karena Engkau kini telah memungkinkan mereka tinggal di bawah bayangan naungan rahmat-Mu, maka bantulah mereka itu supaya mereka mencapai apa yang patut bagi martabat yang demikian luhurnya itu. Ya Tuhanku, janganlah memasukkan mereka itu ke dalam bilangan orang yang meskipun menikmati berdekatan pada-Mu, namun telah dihalangi dari mengenal wajah- Mu, dan yang meskipun bertemu dengan Dikau, namun
kehilangan kehadiran-Mu.
Inilah hamba-hamba-Mu, ya Tuhanku, yang telah masuk dengan Dikau dalam Penjara Yang Maha Besar ini, dan telah berpuasa di dalam dinding-dindingnya sesuai dengan apa yang telah Engkau perintahkan kepada mereka dalam Loh-loh firman-Mu dan Kitab-kitab perintah-Mu. Oleh karena itu, turunkanlah kepada mereka apa yang akan sepenuhnya menyucikan mereka dari semua yang tak Engkau sukai, supaya mereka dapat sepenuhnya mengabdi kepada- Mu dan melepaskan diri seluruhnya dari segala sesuatu melainkan Engkau Sendiri.
Kemudian, hujanilah kami, ya Tuhanku, dengan apa yang sesuai dengan kurnia-Mu dan layak dengan rahmat-Mu. Kemudian berilah kesanggupan pada kami,ya Tuhanku, untuk hidup dengan mengingat Dikau dan mati dalam cinta pada-Mu dan berilah kami anugerah kehadiran-Mu dalam alam-alam-Mu di hari kemudian, alam-alam yang tak terpahami oleh siapa pun kecuali Engkau. Engkaulah Tuhan kami dan Tuhan sarwa sekalian alam, dan Tuhan mereka yang ada di langit dan di bumi.
Ya Tuhanku, Engkau melihat apa yang menimpa kekasih-kekasih-Mu pada hari-hari-Mu. Kemuliaan-Mu adalah saksiku! Suara ratap tangis orang-orang pilihan- Mu telah diangkat di seluruh kerajaan-Mu. Beberapa orang telah terjerat oleh orang-orang kafir di negeri-Mu, serta dihalangi oleh mereka dari mendekati-Mu dan dari mencapai istana kemuliaan-Mu. Yang lainnya dapat mendekati Dikau, akan tetapi dihalang-halangi melihat wajah-Mu. Yang lainnya lagi karena kerinduannya, telah diizinkan untuk melihat Dikau, untuk memasuki lingkungan istana-Mu, namun mereka membiarkan tabir-tabir khayalan makhluk-makhluk-Mu dan kelaliman-kelaliman yang dijatuhkan oleh kaum penindas di antara rakyat-Mu untuk memisahkan mereka dari Dikau.
Inilah saat, ya Tuhanku, yang telah Engkau jadikan saat yang terbaik, dan telah Engkau hubung-kan dengan mereka yang terpilih di antara makhluk- makhluk-Mu. Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Engkau Sendiri dan demi mereka, agar menetapkan dalam tahun ini apa yang akan memuliakan kekasih-kekasih-Mu. Selain daripada itu, tetapkanlah dalam tahun ini apa yang akan me-mungkinkan Surya kekuasaan-Mu bersinar terang benderang di atas ufuk kemuliaan-Mu, dan menerangi seluruh dunia dengan kekuasaan-Mu yang berdaulat.
Berilah kemenangan pada Agama-Mu, ya Tuhanku, dan tundukkanlah musuh-musuh-Mu. Kemudian tulislah bagi kami kebaikan kehidupan di dunia ini dan di akhirat. Sesungguhnya, Engkaulah Kebenaran yang mengetahui semua rahasia. Tiada Tuhan melainkan Engkau, Yang Maha Pengampun, Yang Maha Dermawan.

-Bahá'u'lláh
-----------------------

Puasa (#5210)

Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi
Tanda-Mu yang perkasa dan demi penjelmaan kurnia- Mu di antara manusia, agar jangan melemparkan daku dari gapura kota kehadiran-Mu, dan jangan mengecewakan harapan-harapan yang telah aku letakkan pada penjelmaan-penjelmaan karunia-Mu di antara makhluk-makhluk-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegangteguhpadaujungjubahyangmana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Suara- Mu yang paling merdu dan demi Firman-Mu yang maha luhur,agar mendekatkandakupadaambangpintu-Mu,dan jangan menjauhkan daku dari bayangan rahmat-Mu dan naungan kemurahan-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, ber-pegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi kecemerlangan kening-Mu yang berseri-seri, dan benderangnya cahaya wajah-Mu, yang bersinar dari ufuk tertinggi agar menarikku dengan keharuman jubah- Mu dan memungkinkan daku minum dari anggur terpilih ucapan-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi rambut-Mu yang bergerak melintasi wajah-Mu, sebagaimana pena-Mu yang maha mulia bergerak melintasi halaman-halaman Loh-loh-Mu dan menyebarkan keharuman kasturi dari arti yang tersembunyi ke alam ciptaan-Mu, agar membang- kitkan daku untuk mengabdi kepada Agama-Mu sedemikian rupa sehingga aku tak akan jatuh kembali, tak pula dirintangi oleh ajakan-ajakan mereka yang berselisih tentang tanda-tanda-Mu dan berpaling dari wajah-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, ber- pegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Nama-Mu yang telah Engkau jadikan Raja segala Nama, yang menyebabkan semua yang ada di langit dan di bumi terpesona, agar memungkinkan daku memandang Surya Keindahan-Mu, dan memberikan padaku anggur ucapan-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Kemah keagungan-Mu di atas puncak-puncak yang termulia dan Naungan Wahyu-Mu di atas bukit-bukit tertinggi, agar membantu daku dengan kasih-Mu supaya aku dapat melakukan apa yang di-hasratkan oleh kehendak-Mu dan yang telah dijelmakan oleh kemauan-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Keindahan-Mu yang bersinar dari ufuk keabadian, suatu Keindahan yang di hadapannya alam keindahan bersujud sambil memuji-mujinya dengan suara yang tinggi segera setelah Ia menjelmakan Diri, agar aku dapat mati bagi segala yang aku miliki dan hidup bagi segala yang Engkau miliki. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Perwujudan Nama-Mu, Yang Tercinta, yang melalui-Nya telah terbakar kalbu-kalbu para pencinta-Mu, dan jiwa- jiwa yang tinggal di bumi telah membubung tinggi, agar membantu daku untuk meng-ingat Engkau di antara makhluk-makhluk-Mu dan memuji Engkau di tengah-tengah hamba-hamba-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi gemersiknya Sidratul Muntaha dan mendesirnya angin-angin ucapan-Mu dalam alam nama-nama-Mu, agar menjauhkan daku dari segala sesuatu yang tak Engkau sukai, dan menarik daku semakin dekat pada kedudukan di mana bersinarlah Dia Yang menjadi Tempat Terbit tanda-tanda-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Huruf itu yang segera setelah ia keluar dari mulut kemauan- Mu, menyebabkan samudera-samudera bergelombang, dan angin-angin bertiup, dan buah-buah muncul, dan pohon-pohon berkembang, dan hilang lenyap semua jejak-jejak masa lampau, dan hancur terkoyak-koyak semua selubung-selubung, serta mereka yang ikhlas pada-Mu cepat-cepat menuju ke cahaya wajah Tuhan mereka Yang Tak Terbatas, agar memberitahukan kepadaku apa yang tersembunyi di dalam khazanah ilmu-Mu dan yang tertutup di dalam tempat penyimpanan hikmat-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi api cinta-Mu yang menyebabkan lenyapnya tidur dari mata orang-orang pilihan-Mu dan kekasih-kekasih-Mu, dan demi pengingatan dan pujian mereka kepada-Mu ketika fajar menyingsing, agar memasukkan daku ke dalam bilangan mereka yang telah mencapai apa yang telah Engkau turunkan dalam Kitab-Mu dan dijelmakan atas kehendak-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang teguh kepadanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi cahaya wajah-Mu yang menggerakkan mereka yang dekat pada-Mu untuk menghadapi panah-panah takdir-Mu dan mereka yang ikhlas pada-Mu untuk menghadapi pedang-pedang musuh-musuh-Mu di jalan-Mu, agar menuliskan bagiku dengan Pena-Mu yang maha luhur apa yang telah Engkau tuliskan bagi orang-orang kepercayaan-Mu dan orang-orang pilihan-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, ber-pegang pada Nama- Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang padanya.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Nama- Mu yang melaluinya Engkau telah mendengarkan seruan para kekasih-Mu dan keluhan mereka yang rindu akan Dikau dan tangisan mereka yang dekat kepada- Mu dan rintihan mereka yang ikhlas pada-Mu, dan melaluinya Engkau telah memenuhi keinginan- keinginan mereka yang telah meletakkan harapan- harapannya pada-Mu, dan telah mengabulkan hasrat mereka melalui karunia-Mu dan rahmat-Mu, dan demi Nama-Mu yang melaluinya samudera pengampunan bergelora dihadapan wajah-Mu, dan awan-awan kemurahan-Mu menghujani hamba- hamba-Mu, agar menuliskan bagi setiap orang yang menghadap pada-Mu dan berpuasa karena perintah- Mu, ganjaran yang ditetapkan bagi mereka yang tak akan berbicara kecuali atas izin-Mu dan mereka yang telah meninggalkan segala sesuatu yang mereka miliki di jalan-Mu dan demi cinta akan Dikau.
Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Diri- Mu Sendiri, dan demi tanda-tanda-Mu, dan bukti-bukti- Mu yang jelas, dan cahaya yang bersinar dari Surya Keindahan-Mu, dan Dahan-dahan-Mu, agar menghapuskan pelanggaran-pelanggaran mereka yang
berpegang kuatkepadaperintah-perintah-Mudantelah melaksanakan apa yang telah Engkau tetapkan bagi mereka dalam Kitab-Mu. Engkau melihat daku, ya Tuhanku, berpegang pada Nama-Mu, Yang Maha Suci, Yang Maha Cemerlang, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, Yang Maha Luhur, Yang Maha Mulia, dan berpegang teguh pada ujung jubah, yang mana semua yang berada di dunia ini dan di akhirat berpegang kepadanya.

-Bahá'u'lláh
-----------------------

Puasa (#5211)

Terpujilah Engkau, ya Rabi Tuhanku! Aku memohon kepada-Mu, demi Wahyu ini, yang melaluinya
kegelapan diubah menjadi cahaya, dan Agama yang diturunkan terus menerus telah didirikan, dan Loh yang Tercatat telah dinyatakan, dan Gulungan Yang Terentang telah dibentangkan, agar menurunkan kepadaku dan kepada mereka yang dekat kepadaku, apa yang akan memungkinkan kami membubung ke langit kemuliaan-Mu yang luhur dan apa yang akan membersihkan kami dari noda keragu-raguan yang menghalangi mereka yang curiga, dari memasuki kemah kesatuan-Mu.
Ya Tuhanku, aku telah berpegang teguh pada tali kasih sayang-Mu dan berpegang erat pada rahmat dan pemberian-Mu. Sudilah menetapkan bagiku dan kekasih-kekasihku kebaikan dunia ini dan akhirat. Lalu berikanlah kepada mereka Hadiah Yang Tersembunyi yang Engkau telah tetapkan bagi orang-orang yang terpilih di antara makhluk-makhluk-Mu.
Ya Tuhanku, inilah hari-hari di mana Engkau telah memerintahkan kepada hamba-hamba-Mu untuk berpuasa. Diberkatilah dia yang menjalankan puasa hanya demi Engkau Sendiri dan dengan keterlepasan yang mutlak dari segala sesuatu kecuali Engkau. Bantulah daku dan bantulah mereka, ya Tuhanku, untuk mentaati-Mu dan menjalankan perintah-perintah- Mu. Sesungguhnya, Engkau ber-kuasa atas apa yang Engkau kehendaki.
Tiada Tuhan kecuali Engkau, Yang Maha Tahu, Yang Maha Arif. Segala pujian bagi Tuhan, Raja Sekalian Alam.

-Bahá'u'lláh
-----------------------

Puasa (#5213)

*Naw-Ruz

*[Hari Raya Tahun Baru Bahá’í, 21 Maret]

Pujian bagi-Mu, ya Tuhanku, karena Engkau telah menetapkan Naw-ruz sebagai suatu hari raya bagi
mereka yang telah berpuasa karena cintanya kepada- Mu, dan telah menjauhkan diri dari segala sesuatu yang tak Engkau sukai. Ya Tuhanku, jadikanlah api cinta-Mu dan panas yang disebabkan karena puasa yang Engkau tetapkan, menyalakan semangat mereka dalam Agama- Mu, serta membuat mereka asyik dengan pujian dan sebutan kepada-Mu.
Karena Engkau telah menghiasi mereka, ya Tuhan- ku, dengan perhiasan puasa, maka hiasilah pula mereka itu dengan perhiasan penerimaan-Mu melalui kurnia dan rahmat-Mu. Sebab, perbuatan-perbuatan manusia itu semuanya tergantung pada penerimaan-Mu dan ditentukan oleh perintah-Mu. Seandainya Engkau menganggap dia yang telah melanggar kewajiban berpuasa sebagai seorang yang telah menunaikan ibadah puasa, niscaya orang itu akan termasuk bilangan mereka yang untuk selama-lamanya telah berpuasa.
Dan seandainya Engkau menetapkan bahwa ia yang telah menunaikan ibadah puasa, telah melanggar kewajiban berpuasa, maka orang itu akan termasuk bilangan mereka yang telah menodai Jubah Wahyu-Mu dengan debu, dan telah terjauh-kan dari air jernih yang berasal dari Sumber hidup ini.
Engkaulah Dia yang melalui-Nya panji "Terpujilah Engkau dalam perbuatan-perbuatan-Mu" telah dinaikkan, dan bendera "Ditaatilah Engkau dalam perintah-perintah-Mu" telah dikibarkan. Beritahukanlah kedudukan-Mu ini, ya Tuhanku, kepada hamba-hamba- Mu, supaya mereka menjadi sadar bahwa keunggulan segala hal itu tergantung pada perintah dan firman-Mu, dan bahwa kebajikan tiap-tiap perbuatan ditentukan oleh izin-Mu dan kerelaan kehendak-Mu, dan semoga mereka menginsafi bahwa kendali perbuatan-perbuatan manusia berada dalam genggaman penerimaan dan perintah-Mu. Beritahukanlah ini kepada mereka itu, supaya tiada apa pun yang dapat menjauhkan mereka dari Keindahan-Mu, pada hari-hari ini ketika Kristus berseru: "Semua kerajaan milik-Mu, ya Engkau Penurun Ruh [Isa]", dan Sahabat-Mu [Muhammad] berseru: "Pujian bagi-Mu, ya Engkau Yang Tercinta, karena Engkau telah menampakkan Keindahan-Mu, dan telah menetapkan bagi orang-orang pilihan-Mu apa yang akan memungkinkan mereka itu mencapai singgasana penjelmaan Nama-Mu Yang Maha Agung, yang melaluinya semua umat meratap kecuali mereka yang telah melepaskan dirinya dari segala sesuatu kecuali Engkau, serta menuju kepada Dia yang menjadi Penjelmaan Diri-Mu dan Perwujudan sifat-sifat-Mu.
Ia yang menjadi Cabang-Mu dan semua mereka yang ada di sekeliling-Mu, ya Tuhanku, telah membuka puasanya pada hari ini setelah mereka berpuasa dalam lingkungan istana-Mu karena kerinduannya akan kerelaan-Mu. Tetapkanlah baginya dan bagi mereka, dan bagi semua yang telah memasuki kehadiran-Mu pada hari-hari itu, segala kebaikan yang telah Engkau takdirkan dalam Kitab-Mu. Kemudian, berikanlah kepada mereka itu apa yang menguntungkan mereka, baik dalam dunia ini maupun di akhirat. Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.

*"Berbahagialah orang yang memasuki hari pertama bulan Bahá, yaitu hari yang telah Allah sucikan bagi Nama Terbesar ini. Dan diberkatilah dia, yang pada hari ini memperlihatkan pemberian-pemberian Allah yang telah dianugerahkan kepadanya. Sesungguhnya, ia termasuk mereka yang bersyukur kepada Allah melalui perbuatan-perbuatannya yang menandakan kurnia-kurnia Allah telah meliputi seluruh dunia. Katakanlah: Sesungguhnya, hari ini adalah mahkota semua bulan dan sumber daripadanya, hari di mana hembusan kehidupan ditiupkan di atas segala sesuatu yang diciptakan. Besarlah berkat dia yang menyambutnya dengan berseri-seri dan riang gembira". - Bahá’u’lláh

-Bahá'u'lláh
-----------------------

Puasa (#5214)

*Naw-Ruz

*[Hari Raya Tahun Baru Bahá’í, 21 Maret]

Pujian bagi-Mu, ya Tuhanku, karena Engkau telah menetapkan Naw-ruz sebagai suatu hari raya bagi
mereka yang telah berpuasa karena cintanya kepada- Mu, dan telah menjauhkan diri dari segala sesuatu yang tak Engkau sukai. Ya Tuhanku, jadikanlah api cinta-Mu dan panas yang disebabkan karena puasa yang Engkau tetapkan, menyalakan semangat mereka dalam Agama- Mu, serta membuat mereka asyik dengan pujian dan sebutan kepada-Mu.
Karena Engkau telah menghiasi mereka, ya Tuhan- ku, dengan perhiasan puasa, maka hiasilah pula mereka itu dengan perhiasan penerimaan-Mu melalui kurnia dan rahmat-Mu. Sebab, perbuatan-perbuatan manusia itu semuanya tergantung pada penerimaan-Mu dan ditentukan oleh perintah-Mu. Seandainya Engkau menganggap dia yang telah melanggar kewajiban berpuasa sebagai seorang yang telah menunaikan ibadah puasa, niscaya orang itu akan termasuk bilangan mereka yang untuk selama-lamanya telah berpuasa.
Dan seandainya Engkau menetapkan bahwa ia yang telah menunaikan ibadah puasa, telah melanggar kewajiban berpuasa, maka orang itu akan termasuk bilangan mereka yang telah menodai Jubah Wahyu-Mu dengan debu, dan telah terjauh-kan dari air jernih yang berasal dari Sumber hidup ini.
Engkaulah Dia yang melalui-Nya panji "Terpujilah Engkau dalam perbuatan-perbuatan-Mu" telah dinaikkan, dan bendera "Ditaatilah Engkau dalam perintah-perintah-Mu" telah dikibarkan. Beritahukanlah kedudukan-Mu ini, ya Tuhanku, kepada hamba-hamba- Mu, supaya mereka menjadi sadar bahwa keunggulan segala hal itu tergantung pada perintah dan firman-Mu, dan bahwa kebajikan tiap-tiap perbuatan ditentukan oleh izin-Mu dan kerelaan kehendak-Mu, dan semoga mereka menginsafi bahwa kendali perbuatan-perbuatan manusia berada dalam genggaman penerimaan dan perintah-Mu. Beritahukanlah ini kepada mereka itu, supaya tiada apa pun yang dapat menjauhkan mereka dari Keindahan-Mu, pada hari-hari ini ketika Kristus berseru: "Semua kerajaan milik-Mu, ya Engkau Penurun Ruh [Isa]", dan Sahabat-Mu [Muhammad] berseru: "Pujian bagi-Mu, ya Engkau Yang Tercinta, karena Engkau telah menampakkan Keindahan-Mu, dan telah menetapkan bagi orang-orang pilihan-Mu apa yang akan memungkinkan mereka itu mencapai singgasana penjelmaan Nama-Mu Yang Maha Agung, yang melaluinya semua umat meratap kecuali mereka yang telah melepaskan dirinya dari segala sesuatu kecuali Engkau, serta menuju kepada Dia yang menjadi Penjelmaan Diri-Mu dan Perwujudan sifat-sifat-Mu.
Ia yang menjadi Cabang-Mu dan semua mereka yang ada di sekeliling-Mu, ya Tuhanku, telah membuka puasanya pada hari ini setelah mereka berpuasa dalam lingkungan istana-Mu karena kerinduannya akan kerelaan-Mu. Tetapkanlah baginya dan bagi mereka, dan bagi semua yang telah memasuki kehadiran-Mu pada hari-hari itu, segala kebaikan yang telah Engkau takdirkan dalam Kitab-Mu. Kemudian, berikanlah kepada mereka itu apa yang menguntungkan mereka, baik dalam dunia ini maupun di akhirat. Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.

*"Berbahagialah orang yang memasuki hari pertama bulan Bahá, yaitu hari yang telah Allah sucikan bagi Nama Terbesar ini. Dan diberkatilah dia, yang pada hari ini memperlihatkan pemberian-pemberian Allah yang telah dianugerahkan kepadanya. Sesungguhnya, ia termasuk mereka yang bersyukur kepada Allah melalui perbuatan-perbuatannya yang menandakan kurnia-kurnia Allah telah meliputi seluruh dunia. Katakanlah: Sesungguhnya, hari ini adalah mahkota semua bulan dan sumber daripadanya, hari di mana hembusan kehidupan ditiupkan di atas segala sesuatu yang diciptakan. Besarlah berkat dia yang menyambutnya dengan berseri-seri dan riang gembira". - Bahá’u’lláh

-Bahá'u'lláh
-----------------------

Puasa (#5212)

Ya Tuhan Yang Maha Kuasa! Sucikanlah dan murnikanlah kalbu hamba dari cinta kepada siapa pun kecuali Engkau karena hamba sedang menjauhkan diri dari nafsu-nafsu jasmani, dan tidak menyibukkan diri dari makan dan minum. Lindungilah dan jagalah jiwa hamba dari nafsu-nafsu jahat dan sifat-sifat setani, supaya roh hamba dapat berhubungan dengan-Mu melalui hembusan kesucian, dan berpuasa dari menyebut apa pun kecuali Engkau.

-`Abdu'l-Bahá
-----------------------

